Drop Cap, WordArt, Bullets, AutoShapes dan Penomoran Otomatis
A. Drop Cap
di Microsoft Word 2016
1.
Pengertian Drop Cap
Drop Cap
adalah fitur di Microsoft Word yang berfungsi untuk memperbesar huruf
pertama pada awal paragraf sehingga tampil menonjol.
Drop Cap biasanya digunakan pada:
- Artikel
- Majalah
- Koran
- Buku cerita
- Laporan atau dokumen formal tertentu
Tujuannya agar
tampilan dokumen lebih menarik dan profesional.
2. Fungsi
Drop Cap
Fungsi utama
Drop Cap antara lain:
- Menarik perhatian pembaca pada awal paragraf
- Mempercantik tampilan dokumen
- Memberi kesan profesional dan rapi
- Membantu pembaca mengenali awal paragraf penting
3.
Jenis-Jenis Drop Cap di Word 2016
Microsoft Word
2016 menyediakan dua jenis Drop Cap, yaitu:
- Dropped
- Huruf pertama diperbesar dan turun
ke bawah beberapa baris
- Paling sering digunakan dalam
dokumen
- In Margin
- Huruf pertama diperbesar dan
ditempatkan di margin (tepi kiri paragraf)
4.
Langkah-Langkah Membuat Drop Cap
Berikut langkah
membuat Drop Cap di Microsoft Word 2016:
- Buka Microsoft Word 2016
- Ketik sebuah paragraf
- Letakkan kursor pada huruf pertama paragraf
- Klik tab Insert
- Pilih Drop Cap
- Pilih salah satu:
- Dropped
- In Margin
Huruf pertama
paragraf akan otomatis berubah menjadi Drop Cap.
5. Mengatur
Drop Cap (Drop Cap Options)
Untuk mengatur
tampilan Drop Cap agar lebih sesuai:
- Klik tab Insert
- Pilih Drop Cap
- Klik Drop Cap Options
- Atur:
- Font → jenis huruf
- Lines to drop → jumlah
baris yang ditempati huruf
- Distance from text → jarak
huruf dengan teks
- Klik OK
6. Menghapus
Drop Cap
Jika ingin
menghapus Drop Cap:
- Klik paragraf yang memiliki Drop Cap
- Klik Insert
- Pilih Drop Cap
- Pilih None
7. Contoh
Penggunaan Drop Cap
Contoh paragraf
dengan Drop Cap:
Perkembangan
teknologi informasi saat ini sangat pesat dan berpengaruh pada berbagai bidang
kehidupan, termasuk pendidikan.
8. Tips
Penggunaan Drop Cap
- Gunakan Drop Cap hanya pada paragraf awal
- Jangan terlalu sering menggunakan Drop Cap dalam
satu dokumen
- Sesuaikan jenis huruf agar tetap mudah dibaca
- Cocok digunakan untuk judul artikel atau pembuka
materi
9. Contoh
Penggunaan Drop Cap
10.
Kesimpulan
Drop Cap
merupakan fitur sederhana namun efektif untuk meningkatkan tampilan dokumen.
Dengan penggunaan yang tepat, dokumen akan terlihat lebih menarik, rapi, dan
profesional.
B. WordArt
di Microsoft Word 2016
1.
Pengertian WordArt
WordArt
adalah fitur di Microsoft Word yang digunakan untuk membuat teks dengan efek
khusus seperti warna, bayangan, garis luar, dan bentuk tertentu sehingga
teks terlihat lebih menarik dan artistik.
WordArt
biasanya digunakan untuk:
- Judul dokumen
- Sampul laporan
- Poster
- Brosur
- Spanduk sederhana
2. Fungsi
WordArt
Fungsi WordArt
antara lain:
- Memperindah tampilan teks
- Menonjolkan judul atau kata penting
- Membuat dokumen lebih menarik secara visual
- Membantu penyampaian informasi secara kreatif
3. Letak
Menu WordArt
WordArt dapat
ditemukan melalui:
- Tab Insert → WordArt (ikon huruf A bergaya)
4. Cara
Membuat WordArt
Langkah-langkah
membuat WordArt di Microsoft Word 2016:
- Buka Microsoft Word 2016
- Klik tab Insert
- Klik WordArt
- Pilih salah satu gaya WordArt
- Ketik teks sesuai kebutuhan (misalnya judul
dokumen)
Teks WordArt
akan muncul pada dokumen dan dapat dipindahkan atau diubah ukurannya.
5. Mengedit
WordArt
Setelah WordArt
dibuat, akan muncul tab Drawing Tools – Format.
Beberapa pengaturan yang dapat dilakukan:
a. Mengubah
Teks WordArt
- Klik WordArt
- Ganti teks secara langsung seperti teks biasa
b. Mengubah
Warna dan Efek
Melalui menu WordArt
Styles, pengguna dapat:
- Mengubah Text Fill (warna isi teks)
- Mengubah Text Outline (garis tepi teks)
- Menambahkan Text Effects (shadow,
reflection, glow, bevel, 3D)
c. Mengubah
Ukuran dan Posisi
- Tarik titik sudut WordArt untuk memperbesar atau
memperkecil
- Gunakan Wrap Text untuk mengatur posisi
terhadap teks lain
6. Mengubah
Bentuk WordArt (Transform)
WordArt dapat
diubah bentuknya, misalnya:
- Melengkung
- Miring
- Bergelombang
Langkah:
- Klik WordArt
- Pilih Text Effects
- Klik Transform
- Pilih bentuk teks yang diinginkan
7. Menghapus
WordArt
Untuk menghapus
WordArt:
- Klik WordArt
- Tekan tombol Delete pada keyboard
8. Contoh
Penggunaan WordArt
Contoh
penggunaan WordArt:
- Judul: “LAPORAN PRAKTIK KOMPUTER”
- Poster kegiatan sekolah
- Sampul modul atau makalah
9. Tips
Menggunakan WordArt dengan Baik
- Gunakan WordArt hanya untuk judul atau teks penting
- Jangan terlalu banyak efek agar tetap mudah dibaca
- Sesuaikan warna dengan latar belakang dokumen
- Gunakan ukuran font yang proporsional
10. Contoh Penggunaan
WordArt
11. Kesimpulan
WordArt adalah
fitur teks kreatif yang membantu membuat dokumen Word terlihat lebih menarik
dan profesional. Penggunaan WordArt yang tepat akan meningkatkan kualitas
tampilan dokumen tanpa mengurangi keterbacaan.
C. Bullets
di Microsoft Word 2016
1.
Pengertian Bullets
Bullets
adalah fitur di Microsoft Word yang digunakan untuk membuat daftar berpoin
(titik, simbol, atau ikon) guna menyajikan informasi secara ringkas, rapi,
dan mudah dibaca.
Bullets sering
digunakan untuk:
- Daftar langkah
- Ciri-ciri atau poin penting
- Daftar alat dan bahan
- Ringkasan materi
2. Fungsi
Bullets
Fungsi
penggunaan Bullets antara lain:
- Menyusun informasi secara terstruktur
- Memudahkan pembaca memahami isi
- Membuat dokumen lebih rapi dan profesional
- Menghemat ruang dan waktu baca
3. Letak
Menu Bullets
Menu Bullets
terdapat pada:
- Tab Home → grup Paragraph → Bullets
Ikonnya berupa
tanda titik dengan garis.
4. Cara
Membuat Bullets
Langkah-langkah
membuat Bullets di Word 2016:
- Buka Microsoft Word 2016
- Klik tab Home
- Klik ikon Bullets
- Ketik teks → tekan Enter untuk membuat poin
berikutnya
Contoh:
- Mouse
- Keyboard
- Monitor
5. Mengubah
Jenis Bullet
Untuk mengganti
bentuk bullet:
- Klik tanda panah di samping ikon Bullets
- Pilih bentuk bullet yang tersedia (lingkaran,
kotak, panah, dll.)
- Bullet akan otomatis berubah
6.
Menggunakan Bullet Kustom (Define New Bullet)
Untuk membuat
bullet sendiri:
- Klik Bullets → Define New Bullet
- Pilih:
- Symbol → simbol khusus
- Picture → gambar sebagai
bullet
- Klik OK
7. Mengatur
Tingkatan Bullet (Multilevel)
Untuk membuat
sub-poin:
- Tekan Tab → bullet menjadi sub-level
- Tekan Shift + Tab → kembali ke level utama
Contoh:
- Perangkat Komputer
- Perangkat Input
- Perangkat Output
8. Menghapus
Bullets
Cara menghapus
bullet:
- Blok teks yang menggunakan bullet
- Klik ikon Bullets sekali lagi
Bullet akan hilang dan berubah menjadi teks biasa.
9. Tips
Penggunaan Bullets
- Gunakan bullet untuk poin singkat, bukan paragraf
panjang
- Konsisten dalam bentuk bullet
- Jangan terlalu banyak sub-level agar tetap jelas
- Cocok untuk materi, laporan, dan presentasi
10. Contoh
Penggunaan Bullets
11. Kesimpulan
Bullets
merupakan fitur penting di Microsoft Word untuk menyajikan informasi secara
singkat, jelas, dan terstruktur. Penggunaan bullets yang tepat akan
meningkatkan keterbacaan dan kualitas dokumen.
D. AutoShapes
di Microsoft Word 2016
1.
Pengertian AutoShapes
AutoShapes
adalah fitur di Microsoft Word yang digunakan untuk menyisipkan berbagai
bentuk otomatis seperti garis, kotak, lingkaran, panah, simbol flowchart,
dan bentuk lainnya ke dalam dokumen.
AutoShapes
sering digunakan untuk:
- Diagram alur (flowchart)
- Skema atau bagan
- Ilustrasi langkah kerja
- Desain poster dan brosur sederhana
2. Fungsi
AutoShapes
Fungsi
AutoShapes antara lain:
- Memvisualisasikan informasi agar lebih mudah
dipahami
- Membuat dokumen lebih menarik dan komunikatif
- Menyajikan proses atau alur kerja secara visual
- Membantu pembuatan desain sederhana tanpa aplikasi
grafis
3. Letak
Menu AutoShapes
AutoShapes
dapat diakses melalui:
- Tab Insert → Shapes
4.
Jenis-Jenis AutoShapes
Beberapa
kategori AutoShapes di Microsoft Word 2016:
- Lines → garis lurus, panah, garis lengkung
- Rectangles → persegi dan persegi panjang
- Basic Shapes → lingkaran, segitiga, hati,
dll.
- Block Arrows → panah tebal berbagai arah
- Flowchart → simbol diagram alur
- Callouts → balon teks
- Stars and Banners → bintang dan pita
5. Cara
Menyisipkan AutoShapes
Langkah-langkah
membuat AutoShapes:
- Buka Microsoft Word 2016
- Klik tab Insert
- Pilih Shapes
- Klik bentuk yang diinginkan
- Klik dan tarik mouse pada lembar kerja
Bentuk akan
muncul sesuai ukuran yang dibuat.
6.
Menambahkan Teks pada AutoShapes
Untuk
menambahkan teks:
- Klik kanan pada bentuk
- Pilih Add Text
- Ketik teks sesuai kebutuhan
7. Mengedit
AutoShapes
Setelah bentuk
dipilih, akan muncul tab Drawing Tools – Format.
Beberapa
pengaturan yang dapat dilakukan:
- Shape Fill → mengubah warna isi
- Shape Outline → mengubah warna dan ketebalan
garis
- Shape Effects → bayangan, glow, 3D
- Resize → ubah ukuran dengan menarik titik
sudut
- Rotate → memutar bentuk
8. Mengatur
Posisi dan Tata Letak
- Gunakan Wrap Text untuk mengatur posisi
terhadap teks
- Gunakan Align untuk merapikan beberapa
bentuk
- Gunakan Group untuk menggabungkan beberapa
AutoShapes
9. Menghapus
AutoShapes
Cara menghapus
AutoShapes:
- Klik bentuk yang akan dihapus
- Tekan tombol Delete
10. Contoh
Penggunaan AutoShapes
Contoh
penggunaan:
- Flowchart proses pendaftaran siswa
- Diagram struktur organisasi kelas
- Poster kegiatan sekolah
- Skema kerja mesin sederhana
11. Tips
Menggunakan AutoShapes
- Gunakan warna yang tidak terlalu mencolok
- Konsisten dalam bentuk dan ukuran
- Gunakan AutoShapes seperlunya agar dokumen tidak
terlalu ramai
- Sesuaikan dengan tujuan dokumen
12. Contoh
Penggunaan AutoShapes
13. Kesimpulan
AutoShapes
adalah fitur penting di Microsoft Word 2016 untuk membuat dokumen lebih visual,
menarik, dan mudah dipahami. Dengan AutoShapes, pengguna dapat membuat diagram
dan ilustrasi sederhana secara cepat dan praktis.
E. Penomoran
Otomatis di Microsoft Word 2016
1.
Pengertian Penomoran Otomatis
Penomoran
Otomatis (Numbering) adalah fitur di Microsoft Word yang digunakan untuk
membuat daftar bernomor secara otomatis sehingga urutan informasi
tersusun rapi dan mudah dipahami.
Penomoran
otomatis banyak digunakan pada:
- Langkah-langkah kerja
- Prosedur
- Instruksi
- Soal dan jawaban
- Daftar kegiatan
2. Fungsi
Penomoran Otomatis
Fungsi
penomoran otomatis antara lain:
- Menyusun informasi berdasarkan urutan
- Memudahkan pembaca mengikuti langkah demi langkah
- Menghemat waktu karena nomor dibuat otomatis
- Nomor menyesuaikan secara otomatis saat data
ditambah atau dihapus
3. Letak
Menu Penomoran
Menu Penomoran
Otomatis terdapat pada:
- Tab Home → grup Paragraph → Numbering
Ikonnya berupa
angka 1, 2, 3.
4. Cara
Membuat Penomoran Otomatis
Langkah-langkah
membuat penomoran otomatis:
- Buka Microsoft Word 2016
- Klik tab Home
- Klik ikon Numbering
- Ketik teks
- Tekan Enter untuk membuat nomor berikutnya
secara otomatis
Contoh:
- Nyalakan komputer
- Buka Microsoft Word
- Buat dokumen baru
5. Mengubah
Format Nomor
Untuk mengganti
jenis penomoran:
- Klik tanda panah di samping ikon Numbering
- Pilih format nomor:
- Angka (1, 2, 3)
- Huruf (A, B, C)
- Angka Romawi (I, II, III)
6. Mengatur
Tingkatan Penomoran (Multilevel List)
Untuk membuat
sub-langkah:
- Tekan Tab → menjadi sub-level
- Tekan Shift + Tab → kembali ke level
sebelumnya
Contoh:
- Persiapan
1.1 Menyalakan komputer
1.2 Membuka aplikasi
7. Mengulang
atau Melanjutkan Nomor
- Restart Numbering → mengulang nomor dari 1
- Continue Numbering → melanjutkan nomor
sebelumnya
Langkah:
- Klik kanan pada nomor
- Pilih Restart at 1 atau Continue
Numbering
8. Menghapus
Penomoran Otomatis
Cara menghapus
penomoran:
- Blok teks yang bernomor
- Klik ikon Numbering sekali lagi
Nomor akan hilang dan berubah menjadi teks biasa.
9. Tips
Menggunakan Penomoran Otomatis
- Gunakan penomoran untuk langkah yang harus
berurutan
- Jangan mencampur numbering dan bullets tanpa tujuan
jelas
- Gunakan multilevel list untuk prosedur kompleks
- Konsisten dalam format penomoran
11. Kesimpulan
Penomoran
Otomatis merupakan fitur penting di Microsoft Word 2016 untuk menyusun langkah
dan prosedur secara sistematis. Dengan fitur ini, dokumen menjadi lebih rapi,
mudah dibaca, dan profesional.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar